Understanding and Attitude of Vocational Students about Dagusibu Medicine: A Correlational Study at SMK Swasta Arjuna Laguboti
Keywords:
Dagusibu, Drug Understanding, Rational Drug Use, Student AttitudeAbstract
People generally carry out treatment independently and go to the doctor. Dagusibu is good and correct management of medicines in the household, namely getting, using, storing and disposing of. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge and the behavior at students SMK Swasta Arjuna about DAGUSIBU (Get, Use, Save, Dispose) of drugs. This research is a correlation research method with a cross sectional survey approach, a correlation study. The total sample was 76 respondents, sample selection was carried out using the purposive sampling method with the Spearman Rho test. The research results showed that the majority of respondents were 16 years old, 41 respondents (53.9%), 70 respondents (92.1%). The majority of students SMK Swasta Arjuna Laguboti knowledge about Dagusibu was good knowledge, namely 51 respondents (67.1%) and 23 respondents (30.3%) had sufficient knowledge. The behavior at students SMK Swasta Arjuna about the use of DAGUSIBU had positive behavior of 48 people (63.2%) and negative behavior of 28 people (38.8%). There is no relationship between knowledge and the behavior at students SMK Swasta about DAGUSIBU (Get, Use, Save, Dispose) of drugs with a p value: 0.284. In this research, it is hoped to increase knowledge and behavior about Dagusibu medicine so that students SMK Swasta Arjuna Laguboti become people who behave appropriately in Dagusibu medicine
References
Albar, R. S., & Pratiwi, D. A. (2020). Tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU di Kelurahan Jatibening. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 7(2), 123–130.
Anwar, A., & Rahmawati, F. (2021). Hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap dalam penggunaan obat swamedikasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 45–52. https://doi.org/10.15294/kemas.v16i1.24183
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Badan POM RI. (2018). Pedoman Program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Obat DAGUSIBU. Jakarta: Direktorat Komunikasi Publik.
Badan POM RI. (2021). Laporan Tahunan KIE DAGUSIBU. Jakarta: Direktorat Komunikasi Publik.
Cahyani, R. N., & Safitri, D. (2020). Edukasi DAGUSIBU dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMA tentang penggunaan obat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 101–108.
Departemen Kesehatan RI. (2006). Pedoman Swamedikasi yang Benar. Jakarta: Depkes RI.
Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. (2019). Laporan Monitoring Penggunaan Obat di Masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI.
Dwidiyanti, M. (2021). Pengaruh literasi kesehatan terhadap perilaku penggunaan obat rasional. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmakologi Klinik, 3(1), 15–21.
Fauziah, A., & Nuraini, L. (2022). Tingkat literasi kesehatan obat pada siswa sekolah menengah. Jurnal Kesehatan Remaja, 4(2), 99–105.
Hidayat, A. A. (2015). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kurniawan, T., & Puspitasari, R. (2020). DAGUSIBU sebagai strategi edukasi masyarakat dalam pengelolaan obat rumah tangga. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 10(2), 211–218.
Lestari, S. P., & Prameswari, N. (2018). Pengaruh edukasi DAGUSIBU terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(1), 77–83.
Maulana, H. (2017). Pengetahuan kesehatan dan perilaku siswa dalam mengelola obat. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 6(3), 223–230.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurhasanah, S., & Iriani, Y. (2021). Peran edukasi DAGUSIBU dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pengelolaan obat. Jurnal Farmasi Indonesia, 8(4), 345–350.
Pratiwi, A. Y., & Handayani, S. (2020). Analisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap siswa tentang obat bebas. Jurnal Kesehatan Farmasi, 6(1), 14–20.
Putri, D. P., & Astuti, R. (2019). Studi literatur tentang penggunaan obat rasional di kalangan remaja. Jurnal Farmasi Sains dan Praktik, 5(2), 91–97.
Puspitasari, H., & Harahap, M. (2021). Penerapan prinsip DAGUSIBU dalam pendidikan kesehatan di sekolah. Jurnal Pendidikan Kesehatan Masyarakat, 10(1), 45–53.
Rahayu, S. N., & Wulandari, N. (2021). Korelasi antara literasi obat dan kepatuhan minum obat pada pelajar. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(1), 55–62.
Rosdiana, R., & Utami, T. (2020). Literasi kesehatan dan sikap remaja terhadap pengelolaan obat. Jurnal Penelitian Ilmu Kesehatan, 1(2), 68–75.
Sari, D. P., & Fitriani, F. (2019). Pemahaman siswa terhadap penggunaan obat rasional setelah edukasi DAGUSIBU. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(3), 132–139.
Siregar, T., & Yuliani, R. (2021). Efektivitas penyuluhan DAGUSIBU dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan obat. Jurnal Edukasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(2), 120–126.
World Health Organization (WHO). (2002). Promoting Rational Use of Medicines: Core Components. Geneva: WHO Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sandia Talembenua (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



